Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

FST NEWS

FST UNAIR Gelar Rapat Tinjauan Manajemen 2026 untuk Perkuat Mutu Pendidikan

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (FST UNAIR) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026. Acara dimulai pukul 13.00 WIB di Ruang Sidang FST, R.228.

RTM menjadi bagian penting dalam evaluasi sistem penjaminan mutu fakultas. Melalui kegiatan ini, fakultas meninjau pelaksanaan pembelajaran dan layanan akademik. Selain itu, rapat membahas hasil audit serta tindak lanjut peningkatan mutu.

Evaluasi Proses Pembelajaran, Layanan, dan Sistem Penjaminan Mutu

Dalam rapat tersebut, Satuan Penjaminan Mutu (SPM) dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) menyampaikan hasil pemantauan. Laporan mencakup proses belajar mengajar (PBM), survei kepuasan, dan layanan pengaduan. Selain itu, laporan juga mencakup Audit Mutu Internal (AMI) dan akreditasi program studi.

Pemantauan PBM mencakup dua semester akademik. Semester Genap 2025/2026 berlangsung pada 9 Februari hingga 11 Juli 2026. Sementara itu, Semester Gasal 2026/2027 dimulai pada 10 Agustus 2026. Kegiatan perkuliahan semester tersebut dijadwalkan hingga 19 Desember 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian. Pertama, fakultas perlu memperkuat penerapan Outcome-Based Education (OBE). Sistem yang tersedia telah mendukung pemantauan CPL. Namun, pemantauan CPMK masih memerlukan pengembangan.

Selain itu, rasio dosen dan mahasiswa juga menjadi perhatian. Kapasitas ruang kuliah dan laboratorium perlu mendapat evaluasi. Ketersediaan peralatan serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga memerlukan perhatian.

Laporan E-Complain periode Januari–Agustus 2026 mencatat 35 pengaduan. Dari jumlah tersebut, 13 pengaduan telah mendapat tindak lanjut. Sebaliknya, 22 pengaduan belum terbaca atau belum mendapat tindak lanjut.

Data tersebut menunjukkan perlunya penguatan pengelolaan pengaduan. Fakultas perlu memperjelas standar respons dan mekanisme pemantauan. Selain itu, sosialisasi kanal pengaduan perlu ditingkatkan. Dengan demikian, sivitas akademika dapat menyampaikan masalah melalui saluran resmi.

Hasil AMI 2026 dan Rekomendasi Peningkatan Mutu Fakultas

Rapat juga membahas hasil Audit Mutu Internal tahun 2026. Berdasarkan laporan, sembilan program studi tidak memiliki temuan AMI. Sementara itu, empat program studi masih memiliki temuan yang perlu ditindaklanjuti.

Capaian akreditasi turut menjadi bagian evaluasi. FST UNAIR memiliki sejumlah program studi dengan akreditasi internasional. Selain itu, beberapa program studi telah memperoleh predikat Unggul. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi penguatan mutu pendidikan.

Namun, fakultas tetap perlu menjaga konsistensi pelaksanaan standar mutu. Setiap program studi perlu menindaklanjuti hasil audit secara terukur. Selanjutnya, penerapan siklus PPEPP perlu diperkuat. Siklus ini mencakup penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar.

Rapat juga menyoroti kebutuhan dokumen mutu yang lebih terintegrasi. Dokumen tersebut mencakup SOP, panduan akademik, dan dokumen pembelajaran. Selain itu, fakultas perlu memperkuat dokumentasi kegiatan laboratorium dan penerapan K3.

Penguatan survei kepuasan dan data tracer study juga menjadi perhatian. Data yang konsisten dapat membantu fakultas mengevaluasi layanan. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat menjadi dasar perbaikan yang lebih terarah.

Melalui RTM 2026, FST UNAIR mendorong koordinasi antara pimpinan fakultas, SPM, GPM, dan program studi. Setiap unit perlu memperhatikan hasil evaluasi sesuai tanggung jawabnya. Selanjutnya, tindak lanjut perlu mendapat pemantauan secara berkala.

RTM bukan sekadar forum penyampaian laporan. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat budaya mutu. FST UNAIR terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, layanan, dan tata kelola. Upaya tersebut mendukung pencapaian standar pendidikan tinggi secara berkelanjutan.