Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

FST NEWS

Kuliah tamu dari University of Johannesburg South Africa memperkuat ilmu dasar Pemodelan Matematika di FST UNAIR

Surabaya, 3 September – Memperkuat dasar-dasar pemodelan matematika menjadi fokus kuliah tamu Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR). Kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan Prof. Dr. Fatmawati, M.Si. dan Dr. Windarto, S.Si., M.Si. Para peserta merupakan mahasiswa Program Sarjana Matematika UNAIR. Kuliah tamu tersebut menghadirkan pakar matematika terapan dari University of Johannesburg, South Africa. Pakar tersebut adalah Prof. Farai Nyabadza.

Memperkuat dasar-dasar pemodelan matematika melalui pemodelan DBD

Prof. Farai membawakan materi bertajuk Introduction to Mathematical Modelling. Dalam pemaparannya, beliau membahas pemodelan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia. Selain itu, Prof. Farai menjelaskan konsep dasar model matematika secara mendalam. Menurut beliau, model merupakan gambaran sederhana dari suatu realitas. Model tersebut membantu peneliti memahami berbagai fenomena kompleks secara sistematis.

Selanjutnya, peserta mempelajari pendekatan host-vector model dalam pemodelan penyakit. Model tersebut melibatkan populasi manusia dan nyamuk Aedes. Nyamuk Aedes menjadi salah satu perantara utama dalam penularan virus DBD.

Oleh karena itu, model tersebut menggunakan beberapa variabel utama. Variabel tersebut mencakup manusia rentan, manusia terinfeksi, dan nyamuk terinfeksi. Pendekatan ini membantu menggambarkan proses penularan DBD secara matematis. Prof. Farai juga menjelaskan perhitungan angka reproduksi dasar atau. Parameter tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam analisis penyebaran penyakit. Menariknya, nilai dalam model tersebut memiliki bentuk akar kuadrat. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses penularan yang berlangsung melalui dua tahap. Pertama, virus berpindah dari manusia ke nyamuk. Kemudian, penularan berlanjut dari nyamuk ke manusia.

Memperkuat dasar-dasar pemodelan matematika melalui sesi interaktif

Selain mendapatkan materi, mahasiswa aktif mengikuti sesi diskusi. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai model matematika dan pengendalian DBD. Dengan demikian, sesi diskusi berlangsung interaktif dan dinamis.

Selanjutnya, mahasiswa mempelajari strategi pengendalian populasi nyamuk. Strategi tersebut bertujuan mengurangi risiko penularan DBD. Berdasarkan pemodelan yang dibahas, penurunan populasi nyamuk perlu mencapai target tertentu.

Target pengurangan populasi nyamuk tersebut berada di atas 86 persen. Hasil tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan matematika dalam merancang strategi pengendalian penyakit. Di samping itu, kegiatan ini memberikan pengalaman akademik yang berharga bagi mahasiswa. Kehadiran akademisi internasional juga memperluas perspektif mahasiswa terhadap perkembangan riset global.

Pimpinan FST UNAIR mengapresiasi kehadiran Prof. Farai Nyabadza dalam kuliah tamu pemodelan matematika ini. Disamping itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDG 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, serta SDG 17 tentang kemitraan global. Hasilnya, agenda ini membuka wawasan riset global mahasiswa. Selain itu, Kuliah tamu memperkuat ilmu pemodelan matematika sebagai pondasi utama mahasiswa. Pemodelan matematika terbukti sangat berguna untuk menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat. Dengan demikian, wawasan akademik mahasiswa FST UNAIR semakin meningkat secara berkelanjutan.