Temu Dosen FST UNAIR menjadi forum penting bagi dosen di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga untuk memperoleh informasi terkini mengenai pengelolaan akademik. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, di Ruang Sidang FST UNAIR ini menghadirkan dua topik strategis, yaitu fitur baru perwalian pada Cybercampus serta sistem konversi mahasiswa yang mengikuti kegiatan di luar program studi. Melalui forum tersebut, fakultas memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan pemahaman dosen terhadap berbagai kebijakan akademik yang terus berkembang.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dari berbagai departemen di lingkungan FST UNAIR. Selain menjadi sarana sosialisasi kebijakan, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi yang konstruktif antara dosen dan narasumber. Oleh karena itu, peserta dapat memahami implementasi kebijakan secara lebih komprehensif dan aplikatif.
Temu Dosen FST UNAIR Sosialisasikan Fitur Baru Perwalian Cybercampus
Pada sesi pertama, Dimas Dwi Arbi, S.Kom., selaku Kepala Seksi Registrasi dan Pengolahan Data Direktorat Pendidikan Universitas Airlangga, menjelaskan berbagai pembaruan pada sistem perwalian Cybercampus. Melalui pengembangan tersebut, dosen wali dapat memantau perkembangan akademik mahasiswa dengan lebih mudah dan lebih cepat.
Selain itu, sistem baru ini membantu proses dokumentasi perwalian secara lebih terstruktur. Dengan demikian, dosen dapat mengakses informasi akademik mahasiswa secara lebih efisien. Selanjutnya, narasumber menunjukkan berbagai fitur yang mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pendampingan mahasiswa selama masa studi.
Tidak hanya memaparkan fitur baru, narasumber juga memberikan contoh penggunaan sistem dalam berbagai kondisi akademik. Oleh sebab itu, peserta memperoleh gambaran yang jelas mengenai penerapan fitur tersebut dalam aktivitas perwalian sehari-hari. Di samping itu, sesi diskusi berlangsung aktif karena banyak dosen menyampaikan pertanyaan dan pengalaman mereka selama menggunakan Cybercampus.
Temu Dosen FST UNAIR Bahas Sistem Konversi Mahasiswa di Luar Prodi
Pada sesi berikutnya, Dian Fristyawati, S.KM., selaku Kepala Seksi Pengembangan dan Evaluasi Program Studi Direktorat Pendidikan, memaparkan mekanisme konversi bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan di luar program studi. Topik ini menjadi semakin penting karena jumlah mahasiswa yang terlibat dalam program pembelajaran lintas disiplin dan kegiatan di luar kampus terus meningkat.
Selanjutnya, narasumber menjelaskan prosedur konversi mata kuliah, alur administrasi, serta dokumen yang harus dipenuhi mahasiswa. Dengan adanya pedoman yang jelas, program studi dapat melaksanakan proses konversi secara lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, dosen pembimbing juga memiliki acuan yang sama ketika mendampingi mahasiswa.
Lebih lanjut, peserta mendiskusikan berbagai skenario yang sering muncul dalam proses konversi akademik. Karena itu, forum ini menghasilkan pemahaman yang lebih seragam mengenai implementasi kebijakan di tingkat fakultas dan program studi. Di sisi lain, koordinasi yang baik antara dosen, program studi, dan Direktorat Pendidikan akan mempercepat proses layanan akademik bagi mahasiswa.
Melalui Temu Dosen FST UNAIR, Fakultas Sains dan Teknologi menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik. Selain memperkuat komunikasi internal, kegiatan ini juga memastikan bahwa setiap dosen memahami perkembangan kebijakan pendidikan yang berlaku di Universitas Airlangga. Dengan demikian, dosen dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada mahasiswa. Pada akhirnya, sinergi antara fakultas, dosen, dan Direktorat Pendidikan akan mendukung terciptanya layanan akademik yang responsif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
The Best Science With Morality