
Sinergi Riset Global Perkuat Atmosfer Akademik FST UNAIR
Surabaya – Departemen Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali memperkuat sinergi riset global melalui kuliah tamu internasional pada Kamis (21/5). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Sains dan Teknologi (RSF) lantai 2 dan menarik perhatian mahasiswa serta dosen matematika.
Pada kesempatan tersebut, Departemen Matematika menghadirkan John O. Akanni, Ph.D., peneliti dari KolaDaisi University, Nigeria. Selain menjalankan riset akademik, Dr. John juga melaksanakan aktivitas ilmiah di lingkungan FST UNAIR. Oleh sebab itu, forum ini menjadi ruang penting untuk memperluas jejaring akademik internasional.
Mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai penerapan matematika dalam bidang kesehatan global. Dengan demikian, kuliah tamu ini menghadirkan pengalaman akademik yang relevan dengan isu dunia saat ini.
Pemodelan Epidemiologi Jadi Fokus Pembahasan
Dalam kuliah tamu tersebut, Dr. John menyampaikan materi berjudul “Parameter Estimation and Data Fitting for Epidemiological Models.” Ia menjelaskan bahwa matematika memiliki peran penting dalam memprediksi penyebaran penyakit menular.

Pertama, ia memaparkan proses pengolahan data epidemiologi secara sistematis. Selanjutnya, ia menjelaskan penyusunan sistem persamaan diferensial non-linear untuk membangun model penyebaran penyakit. Selain itu, ia juga memperkenalkan metode estimasi parameter menggunakan algoritma optimasi modern.
Beberapa metode yang dibahas meliputi Particle Swarm Optimization (PSO) dan Genetic Algorithm. Agar mahasiswa lebih memahami penerapan teori tersebut, Dr. John menampilkan studi kasus pemodelan penyebaran virus Ebola. Karena itu, peserta dapat melihat hubungan langsung antara matematika terapan dan pengambilan keputusan dalam bidang kesehatan.
Tidak hanya membahas teori, Dr. John juga menjelaskan manfaat pemodelan epidemiologi dalam mitigasi risiko kesehatan. Dengan kata lain, matematika mampu membantu peneliti dan pemerintah menyusun strategi pencegahan penyakit secara lebih terukur.
Dosen dan Mahasiswa Aktif dalam Diskusi Ilmiah
Diskusi berlangsung aktif sejak pukul 10.00 WIB. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penerapan model matematika dalam analisis kesehatan masyarakat. Selain itu, mereka juga membahas tantangan pengolahan data epidemiologi pada kasus nyata.

Di sisi lain, Wakil Dekan III Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerja Sama FST UNAIR, Prof. Dr. Fatmawati, M.Si., turut mengikuti kegiatan tersebut. Sebagai pakar pemodelan matematika, beliau memberikan pandangan akademik mengenai perkembangan riset matematika terapan di Indonesia.
Karena diskusi berlangsung interaktif, suasana akademik terasa lebih dinamis. Bahkan, mahasiswa menunjukkan minat besar terhadap peluang riset kolaboratif di bidang pemodelan matematika dan kesehatan global.
FST UNAIR Dorong Kolaborasi Akademik Internasional
Melalui kegiatan ini, FST UNAIR terus memperluas sinergi riset global dengan berbagai institusi internasional. Selain meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, kolaborasi tersebut juga membuka peluang penelitian lintas negara.

Tidak hanya itu, kerja sama akademik internasional turut mendorong pengembangan inovasi dalam bidang pemodelan matematika. Oleh karena itu, hasil riset diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan kesehatan dan kemanusiaan global.
Ke depan, Departemen Matematika FST UNAIR berkomitmen menjaga keberlanjutan kolaborasi internasional tersebut. Dengan demikian, fakultas dapat terus mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang adaptif terhadap tantangan global.
The Best Science With Morality
#SDG3 #SDG4 #SDG17 #FSTUNAIR #UNAIR #MatematikaUNAIR #SinergiRisetGlobal #KuliahTamuInternasional #PemodelanEpidemiologi