Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

FST NEWS

PERKUAT TRANSFORMASI GREEN DEAL DAN DIGITAL, FST UNAIR TERLIBAT DALAM KONSORSIUM ERASMUS+GREENSEA

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga terus menunjukkan komitmen globalnya. Fakultas ini terlibat aktif dalam proyek internasional GREENSEA. Proyek ini merupakan bagian dari skema Erasmus+ Capacity Building in Higher Education yang didanai Uni Eropa.

Melalui inisiatif ini, FST UNAIR memperkuat transformasi Green Deal dan digital. Selain itu, proyek ini menargetkan peningkatan kualitas pendidikan tinggi lintas kawasan. Fokus utama mencakup Eropa dan Asia Tenggara.

GREENSEA melibatkan konsorsium internasional yang kuat. Konsorsium ini terdiri dari sepuluh universitas dari lima negara. Norwegian University of Science and Technology (NTNU) bertindak sebagai koordinator proyek. Sementara itu, AGH University of Krakow mewakili mitra dari Polandia.

Di kawasan Asia Tenggara, proyek ini menggandeng beberapa universitas terkemuka. Mitra tersebut berasal dari Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Dari Indonesia, FST UNAIR bersinergi bersama Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Transformasi Kurikulum dan Penguatan Kapasitas Akademik

Kolaborasi ini bertujuan menyesuaikan kurikulum dengan standar ekonomi hijau global. Oleh karena itu, proyek GREENSEA mendorong pendidikan teknik yang adaptif dan inklusif. Pendekatan ini relevan dengan tantangan krisis iklim saat ini.

Sebagai mitra strategis, FST UNAIR berperan dalam penyelarasan standar akademik nasional. Fakultas juga berkontribusi dalam pengembangan modul pembelajaran inovatif. Modul tersebut sejalan dengan visi Green Deal dan transformasi digital.

Selain itu, proyek ini mendorong penguatan infrastruktur digital. Infrastruktur tersebut mendukung akses pembelajaran yang lebih luas. Dengan demikian, civitas akademika memperoleh pengalaman belajar yang lebih merata dan efektif.

Kolaborasi Global untuk Pendidikan Berkelanjutan

Proyek GREENSEA direncanakan berlangsung selama 36 bulan. Pelaksanaan proyek dimulai pada tahun 2026 hingga 2028. Selama periode ini, FST UNAIR menargetkan modernisasi sistem pengajaran secara berkelanjutan.

Integrasi efisiensi sumber daya menjadi fokus utama. Digitalisasi juga berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran. Melalui langkah ini, fakultas menyiapkan lulusan dengan kompetensi global.

Ke depan, FST UNAIR berkomitmen memperkuat inovasi pendidikan berdampak. Fakultas juga mendorong peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa. Selain itu, proyek ini melibatkan berbagai unit untuk pengembangan modul lintas disiplin.

Akhirnya, FST UNAIR tidak hanya berperan sebagai peserta konsorsium. Fakultas juga bertindak sebagai kontributor aktif. Peran ini mempertegas posisi FST UNAIR dalam membentuk masa depan pendidikan sains berkelanjutan di Asia Tenggara.