
Peringkat 15 Dunia UNAIR menjadi pencapaian membanggakan bagi Universitas Airlangga (UNAIR) dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Selain menempati posisi ke-15 dunia, UNAIR juga berhasil meraih peringkat pertama di Indonesia. Oleh karena itu, capaian ini semakin memperkuat reputasi UNAIR sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan dampak nyata melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
THE Impact Rankings 2026 melibatkan 1.607 perguruan tinggi dari berbagai negara. Karena itu, posisi yang diraih UNAIR menunjukkan daya saing yang sangat tinggi di tingkat internasional. Lebih jauh lagi, pemeringkatan ini menilai kontribusi universitas terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dengan demikian, keberhasilan UNAIR mencerminkan kualitas akademik sekaligus komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan.
UNAIR Peringkat 15 Dunia Mengukuhkan Posisi sebagai Kampus Terbaik Indonesia
Peringkat 15 Dunia UNAIR menunjukkan bahwa strategi pengembangan universitas berjalan secara konsisten. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, UNAIR juga memperkuat kolaborasi internasional, menghasilkan riset yang berdampak, serta memperluas kontribusi bagi masyarakat. Oleh sebab itu, UNAIR berhasil menempati posisi pertama di Indonesia dalam THE Impact Rankings 2026.

Keberhasilan tersebut lahir melalui kerja sama seluruh sivitas akademika. Para dosen terus menghasilkan penelitian yang menjawab berbagai tantangan global. Sementara itu, mahasiswa aktif mengikuti program pemberdayaan masyarakat dan berbagai kegiatan inovatif. Di sisi lain, pimpinan universitas terus memperluas jejaring kemitraan dengan institusi nasional maupun internasional. Karena itu, setiap langkah strategis mampu memperkuat posisi UNAIR di tingkat dunia.
Lebih lanjut, capaian ini menempatkan UNAIR di atas berbagai perguruan tinggi ternama Indonesia dalam pemeringkatan THE Impact Rankings 2026. Hasil tersebut membuktikan bahwa transformasi institusi yang dijalankan selama ini memberikan hasil yang nyata. Oleh karena itu, UNAIR semakin diakui sebagai universitas yang mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat global.
Peringkat 15 Dunia UNAIR Didukung Capaian SDGs yang Unggul
Keunggulan UNAIR tidak hanya terlihat dari peringkat dunia. Selain itu, universitas juga meraih peringkat pertama nasional pada beberapa indikator SDGs. Capaian tersebut meliputi SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, serta SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa UNAIR terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Misalnya, berbagai penelitian mendukung peningkatan layanan kesehatan, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan teknologi yang berkelanjutan. Selanjutnya, berbagai program pengabdian masyarakat membantu meningkatkan kualitas hidup di berbagai wilayah Indonesia.
Di samping itu, UNAIR mengintegrasikan nilai keberlanjutan ke dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan nyata. Oleh karena itu, lulusan UNAIR memiliki kompetensi yang relevan dengan tantangan global saat ini.

Ke depan, UNAIR akan terus memperkuat kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi internasional, dan meningkatkan produktivitas riset. Selain itu, universitas juga akan mengembangkan berbagai program yang mendukung pencapaian SDGs secara berkelanjutan. Dengan demikian, UNAIR optimistis dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi Indonesia dan dunia.
Prestasi ini bukan sekadar angka dalam sebuah pemeringkatan. Sebaliknya, capaian tersebut mencerminkan komitmen seluruh sivitas akademika untuk terus menciptakan inovasi, memperluas kolaborasi, dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat. Oleh sebab itu, Peringkat 15 Dunia UNAIR menjadi tonggak penting yang semakin memperkuat posisi Universitas Airlangga sebagai salah satu universitas terbaik di tingkat global.