Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

Universitas
Airlangga

Fakultas
Sains dan Teknologi

FST NEWS

Kolaborasi FST UNAIR dan NTU Singapura Bahas Riset dan Akademik

Kolaborasi FST UNAIR dan NTU Singapura menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring internasional. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga secara aktif membuka komunikasi dengan Nanyang Technological University (NTU) guna mengembangkan kerja sama riset dan akademik.

Inisiatif tersebut bermula dari komunikasi antara Tuti Lim Ph.D dan Nur Indradewi Oktavitri, S.T., M.T., Ph.D Melalui komunikasi ini, kedua pihak membangun kesepahaman awal. Selain itu, mereka juga menegaskan pentingnya sinergi dalam pengembangan riset dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Kolaborasi FST UNAIR NTU Singapura melalui Pertemuan Daring

Sebagai tindak lanjut, FST UNAIR dan NTU menyelenggarakan pertemuan daring pada 27 Maret 2026 pukul 08.00 WIB melalui Zoom. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Yang turut hadir sebagai mitra akademik. Kehadiran ini memperkaya perspektif dalam diskusi yang berlangsung.

Di sisi lain, pimpinan FST UNAIR juga berpartisipasi aktif. Prof. Mochamad Zakki Fahmi Ph.D mewakili bidang I. Selanjutnya, Prof. Dr. Fatmawati hadir sebagai perwakilan bidang III. Sementara itu, Prof. Dr. Suryani Dyah Astuti mewakili bidang II. Selain pimpinan, dosen dari Program Studi Teknik Lingkungan FST UNAIR juga mengikuti diskusi secara aktif.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi memaparkan fokus riset unggulan masing-masing. Kemudian, peserta mengkaji proyek yang sedang berjalan. Lebih lanjut, mereka mengidentifikasi peluang kerja sama baru yang relevan. Program prioritas mencakup pertukaran mahasiswa, joint supervision, serta riset kolaboratif di bidang teknik sipil dan lingkungan.

Melalui pertemuan ini, kolaborasi FST UNAIR NTU Singapura membuka peluang pengembangan program akademik internasional. Oleh karena itu, kedua pihak berkomitmen untuk melanjutkan komunikasi secara intensif. Pada tahap berikutnya, mereka akan merancang program konkret yang dapat segera diimplementasikan.

Secara strategis, FST UNAIR terus mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kemitraan global. Dengan demikian, kerja sama ini memperluas akses terhadap sumber daya akademik internasional. Di samping itu, peluang publikasi ilmiah bereputasi juga meningkat. Bahkan, kolaborasi ini turut mendukung mobilitas dosen dan mahasiswa.

Akhirnya, kolaborasi FST UNAIR NTU Singapura menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan global berbasis sains dan teknologi. Ke depan, FST UNAIR akan terus mengembangkan kerja sama strategis untuk memperkuat peran di tingkat internasional.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 17 (Partnerships for the Goals), serta SDG 4 (Quality Education) dan SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure).