Surabaya – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga terus memperkuat posisinya di kancah internasional. Langkah ini dipertegas melalui diskusi strategis bersama Prof. Tetsuya Shimamura dari Saitama University, Jepang, yang berlangsung di Ruang Sidang FST UNAIR pada Selasa (6/1/2026)

Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan jembatan bagi para civitas akademika untuk menembus batas riset global. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah inisiasi joint publication atau penulisan karya ilmiah bersama. Kolaborasi riset ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas publikasi internasional kedua universitas sekaligus mempererat pertukaran ilmu pengetahuan.
Kabar baik juga datang bagi para pemburu beasiswa. Prof. Tetsuya Shimamura secara khusus memaparkan peluang melanjutkan studi doktoral (S3) di Saitama University melalui skema beasiswa MEXT. Tak tanggung-tanggung, tersedia kuota hingga 8 orang per tahun bagi kandidat yang ingin mendalami riset di bawah bimbingannya di Negeri Sakura

Hadir mewakili jajaran dekanat, Prof. Dr. Suryani Dyah Astuti, M.Si selaku Wakil Dekan II FST UNAIR, menyambut hangat inisiatif ini. Selain dari perwakilan dekanat, sesi ini juga dihadiri oleh Unit Kerja Sama FST Barry Nuqoba, Ph.D. Turut hadir memperkuat diskusi tersebut adalah KPS S2 Biologi, Anjar Triwibowo, Ph.D., serta perwakilan dosen dari berbagai program studi seperti Teknik Biomedis dan Sistem Informasi.
Melalui kolaborasi strategis ini, FST UNAIR berharap dapat mencetak generasi peneliti yang tidak hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga memiliki daya saing kompetitif di level internasional. Dengan terbukanya akses penelitian kolektif dan beasiswa ke Jepang, diharapkan hubungan bilateral antara UNAIR dan Saitama University terus berkembang, menciptakan ekosistem akademik yang inklusif serta memperluas dampak riset bagi masyarakat luas.