Fakultas Sains dan Teknologi

Kuliah Tamu Pengelolaan Air dari Perwakilan Saxion University

Date

Kurangnya akses air bersih dan sanitasi buruk di berbagai wilayah Indonesia senantiasa menjadi perhatian utama bagi para ahli lingkungan. Wilayah perkotaan hingga saat ini masih menjadi prioritas utama bagi pemerintah untuk menangani dua permasalahan tersebut. FST Unair berupaya untuk mendukung target pencapaian SDGs no. 6 yaitu Clean Water and Sanitation melalui berbagai kegiatan yang dikemas dalam webinar, kuliah umum maupun penyuluhan kepada masyarakat. Hal ini dikarenakan, program penting pemerintah untuk pemerataan akses air bersih dan perbaikan sanitasi tidak akan dapat terwujud jika tidak didukung oleh stakeholder dan masyarakat. Untuk itu FST Unair melalui Prodi Teknik Lingkungan selalu mengedukasi warga masyarakat salah satunya dengan menghadirkan pakar water management and sustainable (urban) development, DR. Hans Hasselt dari Saxion University pada Selasa, 24 Mei 2022 untuk memberikan paparan mengenai Water Quality and Water Quantity Management yang ada di Negara Belanda.

Dr. Hans Hasselt menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan pemerintah negeri Belanda, standar baku mutu air harus berpedoman pada beberapa parameter antara lain: mikrobiologi (E. Coli), kimia (logam berat berbahaya), pH, organoleptik (bau), serta radionuklida. Prinsip penyediaan air bersih di Belanda juga mengacu pada proses didapatnya sumber air yaitu diperoleh secara alami, air bersih harus sesuai dengan standar keamanan toksikologi, begitu pula dengan jumlah ketersediaan, dan keterjangkauan secara ekonomi menjadi prioritas utama dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat. Lebih jauh, Dr. Hans Hasselt menerangkan mengenai proses produksi air minum mulai dari teknologi yang digunakan hingga proses quality control.

Dari kuliah umum ini, diharapkan peserta yang mayoritas adalah mahasiswa Teknik Lingkungan dapat memperoleh ilmu tentang bagaimana negara maju seperti Belanda yang wilayah perkotaannya memiliki topologi serupa dengan kota Jakarta dan Surabaya, mampu memanfaatkan sumber air alami menjadi air bersih melalui teknologi pengolahan air bersih yang modern. Sehingga, hal ini dapat mengatasi dua permasalahan sekaligus yaitu penanggulangan banjir serta ketersediaan kebutuhan air bersih bagi warga perkotaan.

More
articles

id_IDIndonesian