{:id}Asean Youth Global Forum 2016, Kiprah Mahasiswa S1 Kimia di Kancah Internasional{:}{:en}Asean Youth Global Forum 2016, the Participation of Undergraduate Chemistry Students in an International Scene{:}

Date

{:id}img-20160916-wa0015

Mahasiswa FST semakin menunjukkan eksistensinya di kancah ASEAN dan internasional. Minggu lalu, tepatnya tanggal 4-9 September 2016, empat mahasiswa FST bersama dengan 2 mahasiswa FISIP mengadakan Study Visit ke National University of Singapore (NUS). Mahasiswa FST yang diwakili oleh Dwi Yulian Fahrudin Shah (angkatan 2013), Denika Liyan Nur Wibowo (angkatan 2014), Audyla Dwiki Kartikawati (angkatan 2015), dan Iflah Aninda Wahdani (angkatan 2015) berangkat menuju Singapore selain untuk melakukan Study Visit dan Benchmarking, mereka juga membawa misi untuk mempromosikan UNAIR ke luar negeri.

Selain berbagi info mengenai riset, akademik, dan scholarship, dalam kegiatan yang dinamai Asean Youth Global Forum 2016 ini, mereka juga mendiskusikan isu-isu global yang aktual. Masalah yang menjadi sorotan utama adalah mengenai isu pembakaran hutan dan kabut asap yang secara langsung berdampak terhadap kualitas udara negara tetangga terutama Singapura.

img-20160916-wa0010

Dwi Yulian selaku ketua Asean Youth Global Forum 2016 mengatakan bahwa pemilihan NUS sebagai Universitas tujuan Study Visit ini disebabkan karena NUS merupakan salah satu Universitas terkemuka di dunia yang menduduki peringkat 68 sedunia dan peringkat 6 se-Asia (menurut webometrics). Dwi Yulian berharap dengan adanya kegiatan ini mampu mempercepat target Universitas Airlangga menjadi salah satu world class university pada tahun 2019.

{:}{:en}img-20160916-wa0015

More FST students prove their existence in ASEAN and international scene. Last week, precisely on 4-9 September 2016, four FST students with two students of Faculty of Social Sciences and Political Science held a Stuudy Visit to National University of Singapore (NUS). FST students, represented by Dwi Yulian Fahrudin Shah (class of 2013), Denika Liyan Nur Wibowo (class of 2014), Audyla Dwiki Kartikawati (class of 2015), and Iflah Aninda Wahdani (class of 2015), headed to Singapore to do a Study Visit and Benchmarking. They also brought a mission to promote UNAIR abroad.

Besides sharing information about research, academic life, and scholarship, they also discussed actual global issues in the ASEAN Youth Global Forum 2016. The issue that became the primary highlight was the forest fire and haze issue that directly impacted the air quality of Indonesia’s neighboring countries, especially Singapore.

img-20160916-wa0010

Dwi Yulian as the chair of ASEAN Youth Global Forum 2016 stated that NUS was chosen as the destination university of the Study Visit because NUS is one of the leading university in the world that ranked number 68 in the world and number 6 in Asia (according to webometrics). Dwi Yulian expected that this activity can accelerate the target of Universitas Airlangga to become a world class university in 2019.{:}

More
articles

id_IDIndonesian